UJIAN AKHIR SEMESTER
KIMIA ORGANIK II
Nama : Mei Sulistiowati
NIM : RRA1C112012
Dosen: Dr.
Syamsurizal,M.Si
SOAL
Dari cara kerja hormon insulin/ apa idenya membuat hormon insulin buatan atau kw yang cara kerjanya sama?
JAWAB :
Insulin adalah hormon yang mengubah
glukosa menjadi glikogen, dan berfungsi mengatur kadar gula darah bersama
hormon glukagon. Kekurangan insulin karena cacat genetik pada pankreas,
menyebabkan seseorang menderita diabetes melitus (kencing manis) yang berdampak
sangat luas terhadap kesehatan, mulai kebutaan hingga impotensi.
Kemajuan
di bidang bioteknologi yang lain diantaranya adalah
sintesis insulin dengan bantuan bakteri yang biasa terdapat di usus besar,
namanya Escherichia coli. Teknologi dasar proses ini disebut dengan teknologi
plasmid.
harga insulin bisa ditekan dengan sangat
drastis sehingga bisa membantu para penderita diabetes melitus.
·
Pada proses pembuatan insulin ini, langkah
pertama adalah mengisolasi plasmid dari E. coli. Plasmid adalah
salah satu bahan genetik bakteri yang berupa untaian DNA berbentuk lingkaran
kecil.
·
Pada langkah kedua ini plasmid yang telah
diisolir dipotong pada segmen tertentu menggunakan enzim
restriksi endonuklease
·
Gen yang dapat mengatur sekresi (pembuatan) insulin diambil dari kromosom
yang berasal dari sel manusia.
·
Plasmid yang sudah disisipi gen manusia itu
kemudian dimasukkan kembali ke dalam bakteria.
·
Mengatur bakteri E.coli yang akan berkembang
biak dengan cepat menghasilkan klon-klon bakteri yang mengandung plasmid recombinan
penghasil insulin.
2. Jelaskan
protein yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut, faktor apa yang
menyebebkan terjadinya kerontokan?
JAWAB :
Protein
yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut yaitu keratin .Keratin pada rambut
berbentuk agak lentur dan mudah di ulur
disebabkan adanya ikatan hydrogen yang terjalin menjadi satu membentuk selembar
tali.Beberapa lembar tali bergabung menjadi satu membentuk rambut.
Banyak hal yang dapat
menyebabkan rambut rontok :
·
Rambut
rontok dapat disebabkan oleh jarang melakukan keramas. Ketika rambut jarang
dikeramasi, rambut akan terlihat lembab akibat paparan sinar mtatahari dan
bercampurnya rambut dan akar rambut dengan keringat. Keringat juga terdapat di
kulit kepala yang diserap oleh folikel rambut, ketika keringat berlebih di
kepala, rambut akan terlihat “lepek” atau basah dan menimbulkan bau.
·
Terlalu
sering menggunakan pengering dan penggeriting rambut.
·
Seringnya
menggunakan bahan kimia pada rambut seperti seringnya mewarnai rambut
·
Ketidakseimbangan
hormon, terutama pada mereka yang berusia diatas 30 tahun. Perubahan hormon di
usia tersebut dapat mengakibatkan kerontokan rambut
·
Akibat
radikal bebas baik dari paparan sinar matahari, polusi dan bahan kimia
·
Rambut
rontok juga dapat disebabkan oleh seringnya mengikat rambut terlalu kuat dengan
ikat rambut yang digunakan terlalu lama
·
Kelainan
genetis atau karena faktor keturunan yang disebabkan oleh salah satu gen orang
tua.
·
Rambut rontok juga dapat disebabkan oleh
beberapa gangguan penyakit seperti diabetes, kanker akibat efek kemoterapi dan
kanker otak.
·
Stres
yang terlalu berat, sehingga urat-urat syaraf di sekitara kepala memaksa akar
rambut menjadi lemah dan akhirnya rambut menjadi rontok
3. Bagaimana
mengkonversi lamak majemuk menjadi lemak sederhana?
JAWAB :
Lemak
majemuk ialah senyawa yang tersusun atas lemak dan senyawa bukan lemak, seperti
fosfat, protein, dan glukosa. Contoh lemak jenuh adalah fosfolipid, fosfatid,
dan lipoprotein.
Lemak
sederhana ialah kelompok ini disebut juga homolipida yaitu suatu bentuk ester
yang mengandung karbon, hydrogen, dan osigen.
Dengan proses hidrolisis lemak akan terurai
menjadi asam lemak gliserol. Proses hidrolisis yang menggunakan basa
menghasilkan gliserol dan garam asam lemak atau sabun. Oleh karena itu, proses
hidrolisis yang menggunakan basa disebut proses penyabunan.
4. Konvormasi
protein sangat menentukan fungsi biologis protein tersebut, bila suatu protein
terdenaturasi jelaskan dampak penurunan fungsi biologis protein tersebut.
JAWAB :
Denaturasi protein
merupakan suatu proses dimana terjadi perubahan atau modifikasi terhadap
konformasi protein, lebih tepatnya terjadi pada struktur tersier maupun
kuartener dari protein.
Denaturasi dalam pengertian ini
tidak digunakan dalam penyusunan bahan kimia industri alkohol didenaturasi.
Ciri-ciri suatu protein yang mengalami denaturasi bisa
dilihat dari berbagai hal. Salah satunya adalah dari perubahan struktur
fisiknya, protein yang terdenaturasi biasanya mengalami pembukaan lipatan pada
bagian-bagian tertentu. Selain itu, protein yang terdenaturasi akan berkurang
kelarutannya. Lapisan molekul yang bagian hidrofobik akan mengalami perubahan
posisi dari dalam ke luar, begitupun sebaliknya. Hal ini akan membuat perubahan
kelarutan
Beberapa factor penyebab yang
ditimbulkan dari denaturasi, diantaranya :
·
Perubahan
pH: penggumpalan kasein
·
Panas
·
Radiasi: sinar X dan UV
·
Pelarut
organic: aseton, alcohol
·
Garam-garam
dari logam berat: Ag2+, Hg2+, Pb2+
·
Pereksi-pereaksi
alkaloid: asam tannat, asam pikrat bisa menggumpalkan protein menurunkan infeksi.
·
Pereduksi:
thioglikolat
Mekanisme
dan dampak yang ditimbulkan dari terjadinya denaturasi, yaitu
·
Panas
dan Radiasi Sinar Ultraviolet
Proses
panas dan radiasi sinar ultraviolet menghasilkan gumpalan protein. Protein yang
terdenaturasi lebih mudah tercernakan dan dengan alasan inilah makanan yang
mengandung protein perlu dimasak dahulu sebelum dihidangkan.
·
Pelarut-Pelarut
Organik
Pelarut etanol membentuk ikatan
hydrogen intermolekuler dengan molekul protein dan demikian memutuskan ikatan
hydrogen intermolekuler.
·
Asam
atau Basa
Pereaksi asam atau basa memecah
ikatan hydrogen intermolekuler menyebabkan koagulasi protein. Bila protein
kontak lama dengan asam atau basa maka kemungkinan besar ikatan peptide
terhidrolisis sehingga struktur primer rusak sama sekali.
·
Ion
Logam Berat
Ikatan ion antar molekul dipecah dan
menyebabkan protein mengendap sebagia senyawa protein-logam yang tak larut.
Sifat inilah yang memberikan kemungkinan beberapa garam logam berat digunakan
sebagai antiseptic.
·
Pereaksi
Alkaloid
Pereaksi asam pikrat dan asam tanat
bersenyawa bermuatan positif pada gugus asam amino dan memutuskan ikatan ionic
intramolekul disebut juga pereaksi alkaloid karena kedua reaksi ini banyak
digunakan untuk mengidentifikasi alkaloid seperti morfin, kodein, dll.
Contoh
Denaturasi Protein yang terjadi di kehidupan sehari-hari :
Denaturasi Protein pada Rebonding Rambut
Protein rambut terdiri dari asam
amino yang mengandung sulfur tinggi membentuk jembatan disulfide antara asam
amino yang menentukan bentuk rambut. Rambut yang direbonding maka protein akan
terdenatrusai akibat panas dari alat untuk rebonding. Dengan penambahan
reduktor (obat rebonding) maka akan terputus jembatan disulfide dan
menghasilkan bentuk rambut yang baru.
5. Bagaimana
menggunakan energi dari lemak untuk berolahraga ? jelaskan secara kimia!
JAWAB :
Lemak keberadaannya dalam
tubuh dianggap sebagai sistem biologik terutama untuk cadangan energi
dalam sel dan sebagai komponen membran sel. Lemak mempunyai komposisi yang
mirip dengan karbohidrat kecuali perbandingan oksigen terhadap hidrogen
berbeda. Lemak atau trigliserida di dalam tubuh diubah
menjadi asam lemak dan gliserol.
Selain
penghasil energi, lemak merupakan alat pengangkut vitamin yang larut dalam
lemak dan sebagai sumber asam lemak yang esensial, misalnya asam lemak
linoleat. Olahraga endurance merupakan olahraga yang dilakukan dengan
intensitas rendah sampai sedang (submaksimal) dan berlangsung dalam waktu lama.
Lemak merupakan sumber energi yang penting untuk kontraksi otot selama olahraga
endurance. Lemak yang dapat dioksidasi sebagai sumber energi terdiri atas
trigliserida, asam lemak bebas dan trigliserida intra muskular. Trigliserida
intra muskular dapat juga digunakan oleh otot untuk berkontraksi. Trigliserida
intra muskular dipercaya lebih penting pada awal kontraksi otot dan selama
olahraga dengan intensitas tinggi, dimana lipolisis jaringan lemak untuk
pembentukan energi masih terhambat.
J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar