Minggu, 29 Juni 2014

UJIAN AKHIR SEMESTER



UJIAN AKHIR SEMESTER
KIMIA ORGANIK II
Nama : Mei Sulistiowati
NIM : RRA1C112012
Dosen: Dr. Syamsurizal,M.Si
SOAL 

Dari cara kerja hormon insulin/ apa idenya membuat hormon insulin buatan atau kw  yang cara kerjanya sama?
JAWAB : 


Insulin adalah hormon yang mengubah glukosa menjadi glikogen, dan berfungsi mengatur kadar gula darah bersama hormon glukagon. Kekurangan insulin karena cacat genetik pada pankreas, menyebabkan seseorang menderita diabetes melitus (kencing manis) yang berdampak sangat luas terhadap kesehatan, mulai kebutaan hingga impotensi.
Kemajuan di bidang bioteknologi yang lain diantaranya adalah sintesis insulin dengan bantuan bakteri yang biasa terdapat di usus besar, namanya Escherichia coli. Teknologi dasar proses ini disebut dengan teknologi plasmid.
harga insulin bisa ditekan dengan sangat drastis sehingga bisa membantu para penderita diabetes melitus.
·         Pada proses pembuatan insulin ini, langkah pertama adalah mengisolasi plasmid dari E. coli. Plasmid adalah salah satu bahan genetik bakteri yang berupa untaian DNA berbentuk lingkaran kecil.
·         Pada langkah kedua ini plasmid yang telah diisolir dipotong pada segmen tertentu menggunakan enzim restriksi endonuklease
·         Gen yang dapat mengatur sekresi (pembuatan) insulin diambil dari kromosom yang berasal dari sel manusia.
·         Plasmid yang sudah disisipi gen manusia itu kemudian dimasukkan kembali ke dalam bakteria.
·         Mengatur bakteri E.coli yang akan berkembang biak dengan cepat menghasilkan klon-klon bakteri yang mengandung plasmid recombinan penghasil insulin.
 

2.     Jelaskan protein yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut, faktor apa yang menyebebkan terjadinya kerontokan?
     JAWAB : 
    
 Protein yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut yaitu keratin .Keratin pada rambut berbentuk agak lentur  dan mudah di ulur disebabkan adanya ikatan hydrogen yang terjalin menjadi satu membentuk selembar tali.Beberapa lembar tali bergabung menjadi satu membentuk rambut.
Banyak hal yang dapat menyebabkan rambut rontok  :
·         Rambut rontok dapat disebabkan oleh jarang melakukan keramas. Ketika rambut jarang dikeramasi, rambut akan terlihat lembab akibat paparan sinar mtatahari dan bercampurnya rambut dan akar rambut dengan keringat. Keringat juga terdapat di kulit kepala yang diserap oleh folikel rambut, ketika keringat berlebih di kepala, rambut akan terlihat “lepek” atau basah dan menimbulkan bau.
·         Terlalu sering menggunakan pengering dan penggeriting rambut.
·         Seringnya menggunakan bahan kimia pada rambut seperti seringnya mewarnai rambut
·         Ketidakseimbangan hormon, terutama pada mereka yang berusia diatas 30 tahun. Perubahan hormon di usia tersebut dapat mengakibatkan kerontokan rambut
·         Akibat radikal bebas baik dari paparan sinar matahari, polusi dan bahan kimia
·         Rambut rontok juga dapat disebabkan oleh seringnya mengikat rambut terlalu kuat dengan ikat rambut yang digunakan terlalu lama
·         Kelainan genetis atau karena faktor keturunan yang disebabkan oleh salah satu gen orang tua.
·          Rambut rontok juga dapat disebabkan oleh beberapa gangguan penyakit seperti diabetes, kanker akibat efek kemoterapi dan kanker otak.
·         Stres yang terlalu berat, sehingga urat-urat syaraf di sekitara kepala memaksa akar rambut menjadi lemah dan akhirnya rambut menjadi rontok
3.     Bagaimana mengkonversi lamak majemuk menjadi lemak sederhana?
     JAWAB : 
    
Lemak majemuk ialah senyawa yang tersusun atas lemak dan senyawa bukan lemak, seperti fosfat, protein, dan glukosa. Contoh lemak jenuh adalah fosfolipid, fosfatid, dan lipoprotein.
Lemak sederhana ialah kelompok ini disebut juga homolipida yaitu suatu bentuk ester yang mengandung karbon, hydrogen, dan osigen.
Dengan proses hidrolisis lemak akan terurai menjadi asam lemak gliserol. Proses hidrolisis yang menggunakan basa menghasilkan gliserol dan garam asam lemak atau sabun. Oleh karena itu, proses hidrolisis yang menggunakan basa disebut proses penyabunan.
4.     Konvormasi protein sangat menentukan fungsi biologis protein tersebut, bila suatu protein terdenaturasi jelaskan dampak penurunan fungsi biologis protein tersebut.
     JAWAB :
    
Denaturasi protein merupakan suatu proses dimana terjadi perubahan atau modifikasi terhadap konformasi protein, lebih tepatnya terjadi pada struktur tersier maupun kuartener dari protein.
Denaturasi dalam pengertian ini tidak digunakan dalam penyusunan bahan kimia industri alkohol didenaturasi.
Ciri-ciri suatu protein yang mengalami denaturasi bisa dilihat dari berbagai hal. Salah satunya adalah dari perubahan struktur fisiknya, protein yang terdenaturasi biasanya mengalami pembukaan lipatan pada bagian-bagian tertentu. Selain itu, protein yang terdenaturasi akan berkurang kelarutannya. Lapisan molekul yang bagian hidrofobik akan mengalami perubahan posisi dari dalam ke luar, begitupun sebaliknya. Hal ini akan membuat perubahan kelarutan
Beberapa factor penyebab yang ditimbulkan dari denaturasi, diantaranya :
·         Perubahan pH: penggumpalan kasein
·         Panas
·           Radiasi: sinar X dan UV
·         Pelarut organic: aseton, alcohol
·         Garam-garam dari logam berat: Ag2+, Hg2+, Pb2+
·         Pereksi-pereaksi alkaloid: asam tannat, asam pikrat bisa menggumpalkan protein  menurunkan infeksi.
·         Pereduksi: thioglikolat
Mekanisme dan dampak yang ditimbulkan dari terjadinya denaturasi, yaitu
·         Panas dan Radiasi Sinar Ultraviolet
Proses panas dan radiasi sinar ultraviolet menghasilkan gumpalan protein. Protein yang terdenaturasi lebih mudah tercernakan dan dengan alasan inilah makanan yang mengandung protein perlu dimasak dahulu sebelum dihidangkan.
·         Pelarut-Pelarut Organik
Pelarut etanol membentuk ikatan hydrogen intermolekuler dengan molekul protein dan demikian memutuskan ikatan hydrogen intermolekuler.
·         Asam atau Basa
Pereaksi asam atau basa memecah ikatan hydrogen intermolekuler menyebabkan koagulasi protein. Bila protein kontak lama dengan asam atau basa maka kemungkinan besar ikatan peptide terhidrolisis sehingga struktur primer rusak sama sekali.
·         Ion Logam Berat
Ikatan ion antar molekul dipecah dan menyebabkan protein mengendap sebagia senyawa protein-logam yang tak larut. Sifat inilah yang memberikan kemungkinan beberapa garam logam berat digunakan sebagai antiseptic.
·         Pereaksi Alkaloid
Pereaksi asam pikrat dan asam tanat bersenyawa bermuatan positif pada gugus asam amino dan memutuskan ikatan ionic intramolekul disebut juga pereaksi alkaloid karena kedua reaksi ini banyak digunakan untuk mengidentifikasi alkaloid seperti morfin, kodein, dll.
Contoh Denaturasi Protein yang terjadi di kehidupan sehari-hari :
Denaturasi Protein pada Rebonding Rambut
Protein rambut terdiri dari asam amino yang mengandung sulfur tinggi membentuk jembatan disulfide antara asam amino yang menentukan bentuk rambut. Rambut yang direbonding maka protein akan terdenatrusai akibat panas dari alat untuk rebonding. Dengan penambahan reduktor (obat rebonding) maka akan terputus jembatan disulfide dan menghasilkan bentuk rambut yang baru.
 
5.     Bagaimana menggunakan energi dari lemak untuk berolahraga ? jelaskan secara kimia!  
     JAWAB :
    
Lemak keberadaannya dalam tubuh dianggap sebagai  sistem biologik terutama untuk cadangan energi dalam sel dan sebagai komponen membran sel. Lemak mempunyai komposisi yang mirip dengan karbohidrat kecuali perbandingan oksigen terhadap hidrogen berbeda. Lemak atau trigliserida di dalam tubuh diubah menjadi asam lemak dan gliserol.
Selain penghasil energi, lemak merupakan alat pengangkut vitamin yang larut dalam lemak dan sebagai sumber asam lemak yang esensial, misalnya asam lemak linoleat. Olahraga endurance merupakan olahraga yang dilakukan dengan intensitas rendah sampai sedang (submaksimal) dan berlangsung dalam waktu lama. Lemak merupakan sumber energi yang penting untuk kontraksi otot selama olahraga endurance. Lemak yang dapat dioksidasi sebagai sumber energi terdiri atas trigliserida, asam lemak bebas dan trigliserida intra muskular. Trigliserida intra muskular dapat juga digunakan oleh otot untuk berkontraksi. Trigliserida intra muskular dipercaya lebih penting pada awal kontraksi otot dan selama olahraga dengan intensitas tinggi, dimana lipolisis jaringan lemak untuk pembentukan energi masih terhambat.
      
 


J